Berikut adalah hasil pekerjaan saya untuk memenuhi tugas ujian praktik berpidato Bahasa Indonesia.
Saya mencantumkan sebuah link yang nantinya dapat diakses untuk melihat video yang telah saya buat. Saya juga minta maaf karena tidak dapat mengunggah video yang telah saya buat secara langsung pada blog ini.
https://drive.google.com/file/d/0B8Ms81Il7Km9T3h0NlZFLTJPZmM/view?usp=drive_web
Sekian yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat.
Diposting oleh
Unknown
komentar (0)
Diposting oleh
Unknown
komentar (5)
Berikut
adalah hasil kerja saya untuk ujian praktik menulis cerpen Bahasa Indonesia, saya memilih pilihan ketiga.
PETAKA TELOLET
Kelamaan jadi jomblo
itu rasanya parah banget. Setiap malam tidak ada yang mengucapkan
“selamat malam sayang, semoga mimpi indah ya.” dan kalau pagi pun tidak ada yang mengucapkan “selamat
pagi sayang, semangat ya untuk hari ini.” itu rasanya nyesek banget. Apalagi pagi-pagi cek
postingan social media yang isinya pacaran semua rasanya
tambah nyesek. Itulah yang dirasakan
Udin saat ini. Udin yang biasa dipanggil Didin, statusnya jones (jomblo ngenes). Walau jones, ia masih punya
sahabat paling berharga kok sejak SD, namanya Rusli yang selalu menemaninya di
kala ia sedang bad mood dan kebetulan rumahnya tidak jauh dari
rumah Udin. Udin tinggal di sebuah rumah yang tidak terlalu mewah bersama kedua orangtuanya dan juga
adiknya yang bernama Asri. Suasana sekitarnya masih indah dikelilingi tanaman
dan bunga hias.
Sore hari itu, Udin
yang hendak pulang dari aktivitas sekolahnya, seperti biasa
ia nebeng Rusli. Di sepanjang perjalanannya ke rumah, mereka
asyik mengobrol tentang apa saja informasi yang sedang booming.
“Din, wes denger Telolet durung?” tanya Rusli. “Hah ?
Opo kuwi? Panganan? ” jawab Udin.
“Pfftt.. kuwi loh sing booming ning social media, mengko tak tunjukin wes…, ” ujar Rusli.
Sambil menahan rasa
penasaran, Udin mengalihkan pembicaraan berita tersebut ke hal lain.
“Rus, kepiye hubunganmu karo kae? Masih langgeng
tho?” tanya Udin.
“Eciyeee.. ono opo iki ? Kepo.., ” saut Rusli sambil memikirkan sesuatu.
"Ya elah semprul…, ” sambung Udin.
“Hahaha, masih kok, masih.. Lha kowe? Jonesnya
masih langgeng?” ujar Rusli.
“Semprul kowe ya.., ” saut Udin sambil menahan tawa.
“Selow wae Din, urusan jodoh kuwi wis ono sing ngatur kok, santai wae…, ” ujar Rusli.
Setelah perbincangan
tersebut, mereka mampir terlebih dahulu di sebuah warung makan dan memesan
beberapa makanan.
“Rus, kuwi bocah pada ngapain nggo papan ning pinggir dalan?” tanya Udin.
“Mengko kowe bakalan ngerti.., ” jawab Rusli.
Tak lama berselang,
mereka melihat anak-anak itu berteriak “Om Telolet om~” berulang kali sambil berjingkrakan
setiap ada bus lewat. Dan tak lama
setelah mereka berteriak kalimat tersebut, sang supir bus membunyikan klakson teloletnya, “Telolelololet~” dan
anak-anak itu pun seolah merayakan sesuatu yang membuat diri mereka bangga akan
hal itu.
“Hahahahaha.. apa-apaan kuwi, dadi ora isoh makan
aku.., jadi kuwi toh yang kamu maksud Telolet, ” saut Udin sambil tertawa
terbahak-bahak.
“Hahaha, seru kan. Besok kan libur, aku ajak teriak-teriak Om telolet om
deh bareng yang lain.., ” sambung Rusli.
"Okee, beneran lho yaa.., " sambung Udin. Setelah itu mereka melanjutkan perjalanan pulang dan
sampai di rumahnya masing-masing.
Keesokan harinya,
Rusli datang ke rumah Udin.
“Didin.. Didin…,” ucap Rusli sambil
mengetuk pintu. Tak lama pintu terbuka,
“Eh Asri, masmu ada?” tanya Rusli.
“Bentar Kak…, Maaasss.. Maaasss
temenmu dah dateng, ” teriak Asri.
Udin langsung menghampiri
Rusli.
“Eh, jadi Rus? Opo gak kepagian?” tanya
Udin sambil mengenakan jaket.
“Iya.. ayoo..,” saut Rusli sambil
memakai helmnya.
“Eh Mas mau kemana? Adik ikut dong.., ” ujar Asri.
“Lain kali aja ya Dik, mas mau nyari
Telolet-Telolet dulu.” jawab Udin.
“Laah.. Kalau gitu nanti beliin es krim ya?” sambung Asri.
“Iya.. nanti bilang ke ibu mas
main dulu ya, ” saut Udin dan langsung berangkat nebeng Rusli.
“Sri, Didin mana ?” tanya ibu.
“Oh Mas Didin tadi main
sama temen-temennya, katanya sih mau nyari telolet Bu, ” jawab Asri.
“Lah, telolet panganan telo itu toh?” sambung ibu.
“Hahaha, bukan Bu, itu loh klakson bus
yang lagi terkenal, yang bunyinya Telolelolet~, ” ucap Asri.
“Ohhh, ketimbang ngono
mending yo ngaji ning masjid kae lho.” ucap ibu.
Sementara itu Udin, Rusli, dan teman-teman
lainnya sedang asyik berburu telolet.
“Om Telolet Om…,”
teriak Udin.
Mereka begitu
bahagia dengan aksinya tersebut. Mereka semakin larut dalam kesayikan hingga lama-kelamaan
teman-teman Udin yang ikut dalam aksi tersebut mulai pulang karena waktu hampir
sore. Rusli yang terlihat begitu lelah membujuk Udin untuk pulang.
“Din ayo bali..,
wis sore iki..,” ucap Rusli berulang kali.
“Kosek.., iki gek
seru-serune bos.” saut Udin.
Saat sedang berdebat tersebut, ada polisi
yang sedang menertibkan fenomena telolet di sepanjang jalan lengkap dengan
mobil patrolinya datang ke arah mereka. Mereka terkejut melihat hal tersebut dan
langsung tancap gas pulang ke rumah karena mereka tidak ingin terkena masalah
atas aksinya tersebut. Sampai akhirnya mereka sampai di rumah Udin.
“Wuiiih.., bejo
tenan iki ora ketangkep.” ucap Udin sambil mengelus dada.
“Wis tak kandani
tho. Aku sih bejo.., delok kae sing ning ngarep pintu omahmu.” ucap Rusli sambil
menyeringai dan langsung tancap gas pulang ke rumahnya.
“Waduuuh..,” ucap
Udin sambil menepuk jidat.
“Didin…, sini!” teriak
ibu.
“Inggih Bu.” ucap Didin
dengan raut wajah cemas.
“Walah tole..
tole.., main kok ora ingat waktu. Delok jam piro iki? Wis sholat hurung?” ucap
ibu sambil menjewer telinga Udin.
“Inggih Bu, maaf.
Didin tidak akan mengulangi lagi” ucap Udin dengan wajah menyesal.
“Koe kuwi entuk
dolan ning kudu ngerti opo wae kewajiban sing kudu dilaksanakan disik karo sing
ora. Huuh.., yo wis, ojo baleni maneh. Kono.., mandi, sholat terus ngaji.” ucap
ibu.
Kemudian Udin masuk rumah dan melanjutkan
aktivitas kesehariannya.
Diposting oleh
Unknown
komentar (2)
A. PENGERTIAN IKLAN
Iklan
adalah informasi yang isinya membujuk khalayak banyak atau orang banyak supaya
tertarik kepada barang atau jasa yang ditawarkan. Dengan
kata lain, iklan memberitahu kepada banyak orang mengenai barang dan jasa yang
dijual, dipasang di media massa seperti kran dan majalah atau di tempat-tempat
umum.
Kata
Iklan berasal dari kata Yunani yang artinya menggiring orang-orang kepada
gagasan. Pengertian iklan secara lengkap yaitu semua wujud aktivitas untuk
mendatangkan dan menawarkan penemu/ide, barang dan/atau jasa secara bukan
personal yang dibayarkan oleh sponsor tertentu.
Secara
umum, iklan berwujud penyajian informasi nonpersonal tentang suatu produk,
merek, perusahaan, atau toko yang dijalankan dengan kompensasi biaya tertentu.
Maka dari itu, iklan berupa proses komunikasi yang memiliki tujuan membujuk
atau menarik orang banyak untuk mengambil tindakan yang menguntungkan pihak
yang membuat iklan.
B. Jenis- Jenis Iklan
Iklan
dapat dibedakan berdasarkan beberapa hal, dalam pembelajaran ini disajikan
jenis iklan berdasarkan media yang digunakan dan tujuan iklan. Berdasarkan
jenis media yang digunakan, iklan dapat digolongkan sebagai berikut:
1.
Iklan Cetak
Iklan
cetak adalah jenis iklan yang dipublikasikan menggunakan media cetak seperti
Koran, majalah, tabloid, dan lain- lain. berdasarkan ruang yang digunakan dalam
media surat kabar, majalah,tabloid, iklan dikenal dalam 2 bentuk yaitu:
a.
Iklan Baris
Iklan
baris adalah iklan yang hanya dibuat dalam beberapa baris, umumnya terdiri atas
3-4 baris dengan luas tidak lebih dari satu kolom. Biayanya reletif lebih
murah, dihitung perbaris. Untuk menghemat biaya dan semua informasi dapat
tersampaikan, bahasa yang digunakan dalam iklan ini umumya disingkat , penuh
makna, dan sederhana. Hal yang di iklankan dalam iklan baris biasanya iklan
lowongan pekerjaan, barang dan jasa dll.
b.
Iklan Kolom
Iklan
kolom adalah iklan yang dibuat dalam bentuk kolom. Iklan ini lebih tinggi dari
pada iklan baris. Terkadang iklan ini juga dilengkapi dengan gambar, simbol,
atau lambang yang mendukung isi iklan. Hal yang di iklan kan berupa iklan
barang dan jasa, loker dan lain- lain.
2.
Iklan Advertorial
Iklan
advertorial adalah jenis iklan yang dikemas seperti berita.
3.
Iklan Display
Dilihat
dari bentuk, iklan display lebih besar dari pada iklan kolom. Dalam iklan ini,
ditampilkan gambar dan tulisan yang lebih besar.
4.
Iklan elektronik
Iklan
elektronik adalah iklan yang dipublikasikan dalam media elektronik. Iklan
elektronik dapat digolongkan menjadi:
a.
Iklan Radio
Iklan
radio adalah iklan yang dipublikasikan melalui radio berupa kombinasi dari
bunyi kata- kata (voice) dan efek suara (sound effect) dan iklan ini hanya di
dengar.
b.
Iklan televisi
Iklan
televisi adalah iklan yang dipublikasikan melalui televisi berupa kombinasi
dari suara, gambar, dan juga gerak. Iklan ini dapat dilihat dan juga bisa
didengar.
c.
Iklan internet
Iklan
internet adalah iklan yang dipublikasikan melalui internet beragam. Ada yang
didengar, dan juga ada pula yang di dengar.
Selain
dibedakan berdasarkan jenis media yang digunakan , iklan juga bisa dibedakan
berdasarkan tujuannya. Berdasarkan tujuannya, iklan dapat digolongkan menjadi:
•
Iklan Komersial Iklan yang bertujuan untuk memasarkan barang dan jasa. Iklan
ini dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu iklan taktis dan iklan strategis.
•
Iklan taktis Iklan takstis adalah iklan yang bertujuan mendesak konsumen untuk
segera membeli.
•
Iklan strategis Iklan strategis adalah iklan yang membangun merk dagang.
d.
Iklan Perusahaan
Iklan
perusahaan adalah iklan yang bertujuan untuk membangun citra perusahaan yang
berujung pada membangun citra produk atau jasa yang diproduksi oleh perusahaan
teersebut agar dibeli.
e.
Iklan Layanan Masyarakat
Iklan
layanan masyarakat adalah iklan yang bertujuan untuk memberikan pelayanan
kepada masyarakat dengan mangajak atau menghimbau untuk tidak atau melakukan
sesuatu.
Berikut
adalah contoh iklan layanan masyarakat
Iklan
tersebut mengajak kepada khalayak banyak untuk ikut andil dalam menanam pohon, tujuan
dari iklan tersebut adalah untuk menyelamatkan sumber daya alam dari generasi
ke generasi. Kita juga diajak untuk memulai gerakan baru yang bersifat
reboisasi sebab jika kita tak acuh terhadap kondisi lingkungan di sekitar kita,
bagaimana kehidupan generasi selanjutnya jika bukan kita yang bertindak ? Oleh
karena itu, kita dihimbau melalui iklan tersebut untuk bersatu mencanangkan
gerakan reboisasi, yang pada akhirnya apabila program tersebut sukses dan terus
berlanjut sampai turun-temurun kita dapat menikmati manfaatnya.
Sekian tugas yang telah saya buat untuk memenuhi tugas Bahasa Indonesia Kelas 12. Terima kasih :)
Sekian tugas yang telah saya buat untuk memenuhi tugas Bahasa Indonesia Kelas 12. Terima kasih :)
Diposting oleh
Unknown
komentar (2)
Teks Sejarah Kelas 12 IPS 1
Berikut merupakan hasil pekerjaan saya mengenai Teks Sejarah Orang Terdekat.
Berikut merupakan hasil pekerjaan saya mengenai Teks Sejarah Orang Terdekat.
Rohadi adalah putra dari Suyono
Mardi Sumarto dan Lasinah . Ia merupakan anak ke-2 dari 7 bersaudara. Lahir
pada tanggal 16 April 1966, di desa Teras, Boyolali, Jawa Tengah. Ia memiliki 2
anak laki-laki dan 1 istri yang cantik. Ia saat ini berprofesi sebagai TNI-AD.
Semasa kecilnya ia banyak menghabiskan waktunya untuk
membantu kedua orang tuanya bersama saudara-saudara lainnya. Kondisi ekonomi
keluarganya masih terbilang cukup rendah dan diantara saudara-saudaranya lah
Rohadi sampai berusaha mencari biaya tambahan untuk membuantu perekonomian orangtuanya.
Semasa sekolah, ia banyak dicemooh karena kondisi ekonomi keluarganya, akan
tetapi Rohadi tidak mempermasalahkan hal tersebut.
Sesudah tamat pada jenjang sekolah.
Rohadi berpamitan kepada orangtuanya untuk mendaftarkan diri sebagai TNI-AD di
Jakarta. Kehidupan di Jakarta sungguh keras saat itu, akan tetapi, gelora
semangat kaum pemuda masih membara. Setelah berhasil mendaftar dan diterima dalam
kesatuan TNI-AD, Rohadi ,medapatkan tugas pertamanya di Solo, Jawa Tengah pada
usianya yang ke 20. Selama 3 tahun bertugas disana bersama rekan seangkatanyya,
ia tidak banyak menemukan kendala. Barulah pada usianya yang ke 21 ia
mendapatkan calon istri yang bernama Trisni. Trisni merupakan orang yang
berlatar belakang sebagai gadis desa yang terkenal akan keramahan dan
sosialisnya di lingkungan desa. Umur 27 tahun, Rohadi menikah dengan Trisni
yang telah diresuti oleh orangtua dari kedua belah pihak. Setelah itu mereka
tinggal untuk beberapa waktu di Jakarta. Rohadi bekerja seperti biasanya
sebagai TNI-AD sedangkan Trisni bekerja sebagai buruh pabrik. Akan tetapi,
tidak lama setelah itu Rohadi dipindah tugaskan ke Tangerang yang otomatis
Trisni juga mengikuti sang suami.
Pada era reformasi, Istri dari
Rohadi melahirkan putra pertamanya yang bernama Galih Aulia Mahadi pada 22 Mei
1999. Selang 1 tahun berikutnya, disusul oleh putra keduanya yang bernama Ghani
Risqulloh Mahadi pada 28 November 2000. Saat mereka masih balita, ia ditinggal
Sang Ayah untuk bertugas di Atambua selama 2 tahun. Setelah bertugas di sana,
Rohadi mendapatkan pangkat baru dan dipindahkan ke Majalengka, Jawa Barat. Di
sanalah keluarga Rohadi mulai membangun perekonomiannya sedikit demi sedikit. Belum
lama tinggal di sana ia dikirim ke Aceh atas tugas atasanya dalam menghadapi
Gerakan Aceh Merdeka. Meskipun sering ditinggal tugas oleh Sang Suami, Trisni
tetap sabar dalam menghadapi risiko tersebut. Rohadi yang dikirim ke Aceh dalam
memberantas operasi GAM tersebut berhasil menyelesaikan tugasnya meskipun tidak
sedikit teman-temannya yang gugur.
Pada tahun 2004, Rohadi kembali ke
Majalengka dan dipromosikan sebagai Kapten. Atasannya menunjuk Rohadi untuk
memimpin kesatuan kesehatan di KOSTRAD YONIF 321. Pada 2007, lagi-lagi ia harus
pindah tugas. Ia ditugaskan di Magelang, Jawa Tengah dan ditempatkan di salah
satu instansi kesehatan yaitu RST Dr. Soedjono. Pada tahun 2008, Sang Istri
beserta anak-anaknya ikut pindah ke Magelang.
Selama bertugas di Magelang, Rohadi
banyak mendapatkan apresiasi dari atasan maupun teman-temannya karena
kegigihannya dalam bertugas. Ia juga selalu mendapatkan dukungan dari orang tua
dan saudaranya serta dari keluarganya sendiri. Saat kedua anaknya memasuki
dunia SMA, Rohadi dipromosikan menjadi Mayor dan dipindahkan ke satuan
Cendrawasih, Irian Jaya. Meskipun jarang bertemu dengan keluarga, ia sering
berpesan pada setiap anggota keluarganya untuk selalu semangat menjalani hidup
ini dan jangan meninggalkan ibadah. Istri dan anak-anaknya yang berada di
Magelangpun ikut menyemangatinya meskipun hanya melalui teknologi HP saat ini. Sewaktu ia ditugaskan, ia meletakkan sebagian tanggung
jawab untuk melindungi keluarganya kepada putra pertamanya karena Rohadi
menilai putra pertamanyalah yang memiliki wibawa tinggi dalam melaksanakan
suatu tugas.
Beratnya sebuah perjalanan hidup
tidaklah terlepas dari segala cobaan dan halangan yang kita terima, karena itu tergantung kita menyikapinya
seperti apa agar halangan tersebut tidak menjadi beban sewaktu kita menjalani
hidup ini. Rohadi mengajarkan pada kita agar selalu berusaha menjadi yang
terbaik di lingkungannya, ia memiliki salah satu moto hidup yang menjadi acuan
dalam meraih kesuksesan yaitu “Kesuksesan dapat diraih apabila kita tidak
berhenti mencoba, selalu belajar prihatin, serta berpegang teguh pada agama
Islam.” Hal ini dibuktikan dari prestasi yang telah ia capai hingga saat ini.
Pelajaran menarik lainnya dicontohkan oleh Sang Istri yaitu Trisni dimana ia
selalu sabar dalam menghadapi berbagai risiko dan selalu setia kepada pasangan
hidupnya bagaikan “Sepasang Merpati”.
Sekian hasil pekerjaan saya, apabila masih terdapat kesalahan mohon beritahu dan saya juga mohon maaf apabila kesalahan tersebut sangat fatal karena saya hanyalah seorang pelajar yang masih belajar. Terima kasih. :)
Diposting oleh
Unknown
komentar (2)
Berikut adalah hasil pekerjaan saya mengenai tugas yang diberikan Bapak Sartono Jaya (wasiatjaya.blogspot.com) tentang Menyusun Teks Berita.
Begarlist Volley Cup
HUT SMADA
Magelang, Senin (3/10/2016) Smada menggelar Begarlist Volley Cup. Acara yang digelar
dalam rangka hari ulang tahun (HUT) Smada diikuti oleh pelajar SMP/MTs se-kota
dan Kabupaten Magelang.
Acara Begarlist
Volley Cup ini dimulai setelah apel pembukaan yang dipimpin oleh Irkham Dwi
Satmoko dan Bapak Arif Fauzan sebagai pembina apel pada pukul 14.30 WIB. Pertandingan tidak hanya
dilakukan di satu lapangan, tetapi dua lapangan.
Di lapangan A peserta yang berpartisipasi adalah
SMP 1 Ngablak melawan SMP Grabag A dan SMPN 8 Kota Magelang melawan SMPN 12
Kota Magelang. Di lapangan B peserta yang berpartisipasi adalah SMP 2 Pakis
melawan SMP 2 Secang dan SMPN 11 Kota Magelang melawan SMP 3 Pakis. Hasil pertandingan
untuk lapangan A dimenangkan oleh SMP 1 Ngablak dan SMPN 8 Kota Magelang serta
untuk lapangan B dimenangkan oleh SMP 2 Secang dan SMP 3 Pakis.
“Hasil ini nantinya akan dimasukkan ke
babak berikutnya pada besok hari Selasa tanggal 4 Oktober 2016. Acara ini
terbilang lancar dan sukses untuk hari pertama dalam event ini.” Ujar Dika Bagus salah satu panitia pengurus event HUT Smada.
Diposting oleh
Unknown
komentar (1)
Apa itu Berita ?
Dalam pengertian sederhana, berita dapat
diartikan sebagai informasi atau laporan tentang peristiwa atau kejadian aktual
atau hangat. Definisi yang lain tentang berita, datang dari J.B Wahyudi, yang
berpendapat bahwa berita adalah laporan dari peristiwa/pendapat yang bersifat
penting, menarik, dan baru untuk khayalak ramai, terpublikasi secara luas
menggunakan media massa secara periodik. Lain lagi pendapat dari Amak
Syarifuddin, yang mendefinisikan berita sebagai laporan suatu kejadian yang
timbul dari beragam peristiwa yang menjadi perhatian publik mass media.
Apa itu 5W+1H ?
Dalam proses penggalian atau penyajian
berita, biasanya wartawan berpedoman pada rumus 5WH1. Apa itu 5WH1 dalam
berita? Sebenarnya, 5WH1 adalah singkatan yang memuat tentang 6 pertanyaan
dasar yang membentuk terciptanya sebuah berita. Pertanyaan-pertanyaan dasar
tersebut yaitu; what, where, when, who, why, dan how. Berikut ini penjelasannya
satu per satu:
What
: Peristiwa apa yang diinformasikan
Where : Dimana peristiwa tersebut terjadi
When
: Kapan peristiwa tersebut terjadi
Who
: Siapa yang terlibat dalam peristiwa tersebut
Why
: Mengapa hal tersebut bisa terjadi
How
: Bagaimana peristiwa itu terjadi
Unsur-Unsur Penting Dalam Penulisan Teks Berita Yang Baik Dan
Benar
Dalam membuat berita kalian harus
menyajikannya sesuai unsur-unsur yang ada, sebelumya juga pasti kalian pernah
mendengar kata-kata Aktual, Faktual dan lain sebagainya ? Nah sebelum
memberikan contoh teks berita saya akan membahas ini terlebih dahulu.
Aktual, adalah suatu unsur yang
harus memiliki kekinian atau bisa dibilang terhangat dan terbaru atau baru saja
terjadi. Dalam berita , berita yang disampaikan harus lah fresh dan baru dan
yang banyak diperbincangkan banyak orang.
Faktual, adalah berita yang kita
sajikan harus benar-benarr nyata dan juga benar-benar terjadi bukan sebuah
rekayasa ataupun kebohongan. Karena berita ini pastinya dilihat dan didengarkan
oleh banyak orang.
"Film Warkop DKI SUKSES"
Film Warkop DKI Reborn Jangkrik Boss Part
1 menjadi salah satu tonggak kembalinya kepercayaan masyarakat kepada film
Indonesia. Di hari pertama penayangannya, film yang dibintangi Abimana
Aryasatya, Vino G Bastian, dan Tora Sudiro itu meraih jumlah penonton yang
fantastis, yaitu 270 ribu penonton. Pendapatan ini mengalahkan film-film
Hollywood di Indonesia.
Tak hanya itu, kesuksesan tersebut sampai
membuat pihak bioskop menambah jumlah layar dari 230 di hari pertama menjadi
600 layar.
"Ini merupakan fajar baru untuk
perfilman Indonesia. Saat ini film Indonesia sudah bisa dipercaya kembali oleh
penonton. Belum pernah dalam sejarah film di Indonesia, yang mendapatkan layar
hampir 50 persen dari jumlah layar yang ada di seluruh Indonesia," ujar
Produser Warkop DKI Reborn, Frederica dalam keterangannya kepada Liputan6.com,
Jumat (9/9/2016).
"Terima kasih untuk 21 Cineplex XXI,
CGV Blitz, Cinemag dan bioskop daerah yang sudah memberikan kepercayaan kepada
film Warkop DKI Reborn. Juga untuk rekan-rekan media yang sudah memberikan
support-nya kepada kami dari awal pembuatan film ini hingga sekarang sudah
ditayangkan di bioskop," ujar Frederica.
Rasa senang juga diungkapkan oleh pemeran
Dono, Abimana Aryasatya. Abimana merasa bersyukur mengetahui film Warkop DKI
Reborn mendapatkan 270 ribu penonton di hari pertama. Ia juga berharap, dengan
bertambahnya jumlah layar di bioskop, tidak ada lagi penonton yang tidak
kebagian tiket. "Hari pertama, kalau saya lihat di media sosial, banyak
penonton yang kecewa karena tidak kebagian tiket. Mudah-mudahan kali ini semua
bisa menonton dan tertawa bareng," ujar Abimana.
Demikian sedikit ulasan materi
tentang teks berita, semoga bermanfaat. :)



